Pemkab Bojonegoro Rencanakan Bangun Lima Taman Perbatasan
BOJONEGORO, 7 Januari 2026 – Untuk memberi kenyamanan publik dengan tetap memperhatikan lingkungan, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro merencakanan pembangunan lima taman perbatasan yang berfungsi sebagai wajah baru sekaligus ruang terbuka hijau (RTH) di titik-titik strategis dengan titik lokasi taman berada di daerah perbatasan langsung dengan kabupaten tetangga.
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyampaikan bahwa pembangunan taman perbatasan ini bukan sekadar urusan estetika, melainkan simbol keramahan masyarakat Bojonegoro dalam menyambut siapa pun yang datang. Pembangunan lima taman perbatasan ini kaitannya dengan menambah luasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) untuk menjaga keseimbangan ekosistem seperti penanaman pohon, dan mempercantik pintu masuk (gate) kabupaten agar lebih ikonik dan representatif.
“Taman-taman ini adalah simbol kebanggaan kita bersama, sekaligus bukti bahwa pembangunan di Bojonegoro dilakukan secara merata hingga ke pelosok perbatasan,” ujar Setyo Wahono seperti dalam siaran tertulisnya Pemkab Bojonegoro, Selasa (6/1/2026).
Adapun 5 Taman Perbatasan Bojonegoro tersebut adalah taman perbatasan Gondang-Nganjuk, perbatasan Margomulyo-Ngawi, taman perbatasan Kedungadem-Lamongan dan taman perbatasan Padangan-Cepu serta taman perbatasan Baureno-Babat.
“Saya berharap masyarakat ikut menjaga kebersihan dan fasilitas yang ada di taman. Mari kita tunjukkan bahwa Bojonegoro adalah kabupaten yang bersih, indah, dan membanggakan,” kata Bupati Wahono.
Dengan kehadiran lima taman perbatasan ini, Bojonegoro diharapkan tidak hanya dikenal sebagai daerah penghasil migas, tetapi juga sebagai kabupaten yang peduli terhadap lingkungan dan kenyamanan publik.